Sinergi Program Bunga Desa dan BAZNAS Hadirkan Bantuan Pangan bagi Warga Poso Pesisir -->

Advertisement Masukkan script iklan 970x90px

Sinergi Program Bunga Desa dan BAZNAS Hadirkan Bantuan Pangan bagi Warga Poso Pesisir

infobaru
Rabu, 10 Juni 2026


Pembaca

Bupati Poso Verna Inkiriwang bersama Ketua BAZNAS Sulawesi Tengah Hatamudin Thamrin menyerahkan bantuan program Sulteng Sejahtera kepada warga Kecamatan Poso Pesisir, Selasa (9/6/2026). Bantuan yang menjangkau 17 desa tersebut merupakan hasil sinergi program Bunga Desa dan BAZNAS dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

POSO, INFO BARU — Upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan sosial terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Poso. Melalui program "Bunga Desa" (Bupati Ngantor di Desa) yang kali ini dipusatkan di Desa Tiwaa, Kecamatan Poso Pesisir, Selasa (9/6/2026), pemerintah daerah bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan ratusan paket bantuan pangan kepada warga di wilayah tersebut.


Penyaluran bantuan yang merupakan bagian dari program "Sulteng Sejahtera" itu menjadi hasil kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Sulawesi Tengah dan BAZNAS Kabupaten Poso. Bantuan diberikan kepada masyarakat rentan, keluarga dhuafa, serta warga prasejahtera yang tersebar di 17 desa se-Kecamatan Poso Pesisir.


Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, bantuan kebutuhan pokok dinilai menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga ketahanan pangan keluarga. Karena itu, kehadiran program yang menggabungkan pelayanan pemerintahan dan distribusi bantuan sosial tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat.


Bupati Poso, Verna Inkiriwang, yang hadir langsung dalam kegiatan itu menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS dalam mendukung berbagai program kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Poso.


Menurut Verna, kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat merupakan contoh nyata bagaimana berbagai pihak dapat bersinergi untuk mempercepat penanganan persoalan sosial di tingkat akar rumput.


"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Poso mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Sulawesi Tengah dan BAZNAS Kabupaten Poso. Kolaborasi dalam program Bunga Desa ini menunjukkan bahwa pelayanan kepada masyarakat akan semakin efektif ketika dilakukan secara bersama-sama," ujarnya.


Program Bunga Desa sendiri menjadi salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Poso untuk menghadirkan layanan publik secara langsung di tengah masyarakat desa. Melalui pendekatan tersebut, pemerintah tidak hanya mendengarkan aspirasi warga, tetapi juga menghadirkan berbagai program pembangunan dan bantuan sosial secara terpadu.


Dalam kesempatan itu, Bupati juga mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS pada sektor perumahan. Ia mengusulkan agar dilakukan peninjauan lapangan terhadap kondisi rumah warga miskin guna membuka peluang kolaborasi dalam program rumah layak huni.


Menurutnya, integrasi program perbaikan rumah yang dimiliki pemerintah daerah dengan program bedah rumah BAZNAS berpotensi memberikan dampak yang lebih besar bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.


"Rumah yang layak bukan hanya soal tempat tinggal, tetapi juga menyangkut kesehatan, kenyamanan, dan martabat keluarga. Karena itu, sinergi program ini perlu terus diperkuat," kata Verna.


Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Tengah, Hatamudin Thamrin, mengatakan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam program Bunga Desa merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan hingga ke tingkat desa.


Menurut Hatamudin, program "Sulteng Sejahtera" dirancang untuk memastikan dana zakat yang dihimpun dari para muzakki dapat dikelola secara amanah dan dirasakan manfaatnya secara langsung oleh para mustahik.


"Kami ingin memastikan amanah para muzakki sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Poso dan BAZNAS Kabupaten Poso membuat penyaluran bantuan menjadi lebih tepat sasaran karena didukung oleh data dan verifikasi yang dilakukan secara bersama," ujarnya.


Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan kepada warga di 17 desa Kecamatan Poso Pesisir merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar keluarga.


Menurut Hatamudin, kebutuhan masyarakat miskin tidak hanya berkaitan dengan pangan, tetapi juga menyangkut akses terhadap hunian yang layak, pendidikan, kesehatan, dan kesempatan ekonomi yang lebih baik. Karena itu, BAZNAS menyambut baik gagasan Pemerintah Kabupaten Poso untuk memperluas kolaborasi pada program rumah layak huni.


"Kami melihat potensi sinergi yang sangat besar antara program pemerintah daerah dan program BAZNAS. Ke depan, kerja sama ini dapat diperluas pada sektor perumahan, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, maupun layanan sosial lainnya sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," kata Hatamudin.


Sementara itu, perwakilan BAZNAS Kabupaten Poso menjelaskan bahwa seluruh bantuan konsumtif yang disalurkan telah melalui proses pendataan dan verifikasi guna memastikan bantuan diterima oleh warga yang benar-benar berhak. Distribusi bantuan dilakukan secara merata kepada penerima manfaat di seluruh desa yang berada di Kecamatan Poso Pesisir.


Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah daerah dan BAZNAS berharap bantuan yang diberikan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga.


Sinergi antara program Bunga Desa dan program Sulteng Sejahtera menjadi contoh bagaimana kolaborasi pemerintah daerah dan lembaga zakat dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang masih dihadapi sebagian warga, kehadiran negara yang diperkuat oleh semangat gotong royong dan solidaritas sosial menjadi harapan bagi terwujudnya kesejahteraan yang lebih merata hingga pelosok desa.