Satpol PP Sulteng Kerahkan 123 Personel Amankan Buka Puasa “Sulteng Nambaso” Bersama Ribuan Warga -->

Advertisement Masukkan script iklan 970x90px

Satpol PP Sulteng Kerahkan 123 Personel Amankan Buka Puasa “Sulteng Nambaso” Bersama Ribuan Warga

infobaru
Sabtu, 07 Maret 2026


Pembaca


InfoBaru, PALU – Suasana halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jumat (6/3/2026) sore, dipenuhi ribuan masyarakat yang datang mengikuti kegiatan buka puasa bersama bertajuk “Sulteng Nambaso Bersama Pemprov Sulteng, TNI/Polri dan Masyarakat”. Kegiatan yang dirangkaikan dengan sosialisasi bahaya narkoba itu berlangsung tertib di bawah pengamanan ketat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sulawesi Tengah.


Sebanyak 123 personel Satpol PP diterjunkan untuk mengawal jalannya kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jalan Sam Ratulangi, Palu. Pengamanan dilakukan sejak sebelum acara dimulai hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.


Personel pengamanan terdiri atas unsur pejabat struktural, pejabat fungsional, dan pelaksana yang dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Irvan Aryanto, M.Si. Mereka ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.


Sejak pukul 14.30 WITA, personel telah melaksanakan apel kesiapsiagaan di lokasi kegiatan sekaligus menerima arahan teknis pengamanan. Setelah itu, petugas langsung menempati titik-titik yang telah ditentukan, mulai dari akses masuk Jalan Sam Ratulangi, pintu gerbang Kantor Gubernur, area parkir kendaraan, hingga pengamanan Ring I di sekitar panggung utama.


Selain pengamanan lokasi, fokus petugas juga diarahkan pada pengawalan melekat terhadap Gubernur dan Wakil Gubernur, pengaturan arus masyarakat yang hadir, pengendalian massa, serta sterilisasi area kegiatan dari potensi gangguan ketenteraman dan ketertiban umum.


Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah H. Anwar Hafid, Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Endi Sutendi, serta sejumlah tokoh penting lainnya. Turut hadir mantan Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola dan Rusdi Mastura, Ketua Umum PB Alkhairaat Habib Alwi bin Saggaf bin Muhammad Aljufri, Kepala BNN Sulawesi Tengah Ferdinand Maksi Pasule, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan pelajar SMA dan SMK se-Kota Palu.


Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari. Sepanjang Jalan Sam Ratulangi hingga area kegiatan dipadati warga yang ingin mengikuti rangkaian acara hingga berbuka puasa bersama.


Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengajak generasi muda untuk menyatakan perang terhadap narkoba. Menurut dia, pelajar merupakan generasi penentu masa depan bangsa menuju visi Indonesia Emas 2045 dan Sulawesi Tengah Emas 2045. Ia menekankan pentingnya tiga karakter utama bagi generasi muda, yakni karakter moral, karakter intelektual, dan karakter kinerja. Ketiga hal tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun masa depan daerah dan bangsa.


Gubernur juga mengingatkan bahwa Sulawesi Tengah pernah dicap sebagai daerah dengan peredaran narkoba terbesar ketiga di Indonesia. Karena itu, ia menegaskan perlunya komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Sulawesi Tengah yang bersih dari narkoba.


Sementara itu, Kepala BNN Sulawesi Tengah, Ferdinand Maksi Pasule, dalam sosialisasinya menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda. Penyalahgunaan narkotika tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi penerus bangsa. Ia pun mengajak keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika, terutama di kalangan pelajar.


Meski dihadiri ribuan masyarakat, kegiatan berlangsung dalam situasi aman dan kondusif. Arus massa tetap terkendali, sementara lalu lintas internal dan area parkir di sekitar lokasi dapat diatur dengan baik oleh petugas.


Usai seluruh rangkaian kegiatan selesai, Satpol PP Provinsi Sulawesi Tengah kembali melaksanakan apel konsolidasi di lokasi. Dalam arahannya, Kepala Satpol PP Sulteng, Irvan Aryanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas pengamanan dengan baik. Ia menilai dedikasi dan tanggung jawab personel di lapangan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran kegiatan yang dihadiri ribuan masyarakat tersebut.


“Secara umum saya mengapresiasi pelaksanaan tugas pengamanan hari ini. Seluruh personel telah bekerja dengan baik, penuh tanggung jawab, dan mampu menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.


Namun demikian, Irvan juga mengingatkan agar disiplin personel terus ditingkatkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam menjaga profesionalitas aparat penegak peraturan daerah. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga soliditas di internal organisasi.


“Kita di Satpol PP ini tidak ada sekat atau blok. Tidak ada perbedaan antara bidang pemadam kebakaran, linmas, ketenteraman dan ketertiban umum, maupun bidang lainnya. Atas nama satuan, kita harus bekerja secara bersama-sama dan saling berkolaborasi,” tegas Irvan.


Ia menambahkan, semangat kebersamaan dan koordinasi antarbidang merupakan kunci dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat dan mendukung agenda pemerintahan daerah.


Pengamanan berakhir setelah Gubernur beserta rombongan meninggalkan lokasi kegiatan dan massa masyarakat terurai dengan tertib. Kehadiran Satpol PP dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas daerah serta memastikan setiap agenda pemerintahan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.