Pemprov Sulteng Gelar Khuruj Tiga Hari bagi Kepala OPD dalam Program Berani Berkah -->

Advertisement Masukkan script iklan 970x90px

Pemprov Sulteng Gelar Khuruj Tiga Hari bagi Kepala OPD dalam Program Berani Berkah

infobaru
Rabu, 28 Januari 2026


Pembaca



Palu, — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan kegiatan keagamaan berupa khuruj atau keluar berdakwah selama tiga hari bagi para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang beragama Islam. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan nilai spiritual aparatur sipil negara melalui program Berani Berkah, salah satu agenda moral Pemprov Sulteng di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Tengah.


Berdasarkan penyampaian resmi yang beredar di lingkungan pemerintah provinsi, kegiatan khuruj dijadwalkan berlangsung mulai Jumat, 30 Januari 2026, dengan lokasi terpusat di Masjid Raya Baitul Khairaat, Kota Palu. Peserta yang diundang adalah pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) pria yang beragama Islam.


Dalam penyampaiannya, kegiatan tersebut disebut sebagai amanah langsung Gubernur Sulawesi Tengah, yang menekankan pentingnya penguatan nilai keimanan, kebersamaan, dan keteladanan moral di kalangan pejabat publik. Para peserta akan mengikuti rangkaian kegiatan sesuai roundown yang telah disiapkan panitia.



Program Berani Berkah sendiri selama ini dipahami sebagai ikhtiar pemerintah daerah untuk menghadirkan dimensi spiritual dalam tata kelola pemerintahan. Melalui pendekatan keagamaan, aparatur diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga membangun integritas, kejujuran, dan tanggung jawab sosial dalam pelayanan publik.


Pemprov Sulteng juga menegaskan bahwa kegiatan ini bersifat selektif dan menghormati keberagaman. Untuk pimpinan SKPD perempuan serta pejabat yang beragama non-Muslim, pemerintah menyatakan akan menyampaikan arahan lanjutan sesuai kebijakan pimpinan.


Dengan pendekatan tersebut, program Berani Berkah diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu memberi dampak nyata dalam membentuk budaya birokrasi yang beretika, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan publik.**